A Odhika Sosialisasikan Perda Kebakaran 2022, Warga Diimbau Waspadai Korsleting dan Kompor yang Menyala

MAKASSAR, ERAINSPIRASICOM— Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran kembali diperkuat melalui Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.

Kegiatan ini digelar Anggota DPRD Kota Makassar, A Odhika Cakra Satriawan, di Hotel Karebosi Premier, Jalan Jenderal M Jusuf, Sabtu (22/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Odhika menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya Andi Akbar Ikhsan, Kepala Seksi Pemadam dan Investigasi Kebakaran Dinas Damkarmat Makassar, Armin Putra Makmur, akademisi dan Renaldi Rahmat, pemerhati kebencanaan.

Odhika menegaskan bahwa sosialisasi ini penting karena risiko kebakaran di pemukiman warga masih tinggi. Ia berharap masyarakat benar-benar memahami tindakan pencegahan dan cara penanganan awal sebelum pemadam tiba.

“Perda ini bukan hanya berbicara soal penindakan, tetapi bagaimana masyarakat dapat mencegah kebakaran sejak dini. Edukasi seperti ini menjadi kunci keselamatan bersama,” ujar Odhika dalam sambutannya.

Dalam pemaparannya, Andi Akbar Ikhsan menekankan bahwa korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran di Kota Makassar. Ia meminta masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Makanya ini yang harus benar-benar diwaspadai. Pastikan arus listrik aman, tidak ada kabel kupas atau beban berlebih,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar warga tidak membiarkan kompor menyala tanpa pengawasan, sebab kasus kebakaran akibat kelalaian dapur juga cukup tinggi.

Sementara itu, akademisi Armin Putra Makmur mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan kejadian kebakaran, sekecil apa pun. Menurutnya, Damkarmat Makassar kini bekerja dengan tingkat kecepatan dan kepercayaan publik yang semakin tinggi.

“Kalau ada potensi kebakaran atau penyelamatan darurat, laporkan secepatnya. Damkarmat sekarang responsif dan profesional. Jangan sungkan,” ujarnya.

Renaldi Rahmat turut menambahkan pentingnya kesiapsiagaan lingkungan, termasuk memastikan jalur evakuasi tidak terhalang dan warga memahami cara memadamkan api tahap awal.

Melalui kegiatan ini, DPRD Makassar berharap masyarakat semakin sadar bahwa pencegahan adalah langkah paling efektif untuk menekan risiko kebakaran di wilayah perkotaan. Sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab dan demonstrasi alat pemadam api ringan. (*)