MAKASSAR, ERAINSPIRASI – Anggota DPRD Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menegaskan bahwa kualitas pemuda menjadi kunci kemajuan kota. Hal ini disampaikannya dalam Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan yang digelar di Hotel Royal Bay, Selasa (25/03/2024).
“Pemuda harus aktif berkontribusi. Momentum ini kita gunakan untuk mendiskusikan langkah membangun Makassar, termasuk mendorong kreativitas dan aktivitas positif pemuda,” ujar Burhanuddin dalam acara temu konstituen tersebut.
Legislator Fraksi PKB Makassar ini menambahkan, pemerintah telah menyiapkan regulasi untuk memfasilitasi kelompok pemuda, termasuk dalam bidang kesenian dan penguatan struktur organisasi. Burhanuddin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pemuda.
“Perda ini menjadi panduan agar aktivitas pemuda terarah dan produktif. Pemuda harus paham hak dan peluang yang bisa diakses, seperti pelatihan dan program kreatif. Namun, inisiatif pemuda untuk mengembangkan diri juga krusial,” jelasnya.
Ia berharap sosialisasi ini memperluas pemahaman publik tentang Perda Kepemudaan. “Dengan regulasi yang jelas, pemuda bisa lebih optimis berkarya. Pemerintah siap memfasilitasi, tetapi semangat pemuda harus sejalan,” tambahnya.
Sementara itu, Ricky Andhika Karumpa, Kepala Bidang Pembudayaan dan Pembinaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar, memaparkan sejumlah inisiatif konkret. Salah satunya adalah pengembangan *Creativ Hub* di 15 kecamatan.
“Setiap wilayah punya karakter pemuda berbeda. Creativ Hub akan disesuaikan dengan minat mereka, mulai dari seni, kewirausahaan, hingga olahraga. Tahun 2024, kami fokus pada pelatihan keterampilan seperti public speaking, komentator olahraga, dan pengembangan UMKM pemuda,” ujar Ricky.
Dispora juga akan menggelar program unggulan seperti Kelas Kreatif Pelatihan konten digital, bahasa asing, dan manajemen event. Festival Pemuda Ajang kolaborasi seni dan inovasi terbesar di Indonesia Timur. Terkahir Pendampingan Kewirausahaan Memfasilitasi pemuda mengakses modal dan pasar.
“Kami akan turun langsung ke daerah untuk mendengar aspirasi pemuda. Program ini sejalan dengan visi Wali Kota Makassar untuk membangun SDM unggul,” tegas Ricky.
Kegiatan ini dihadiri puluhan perwakilan organisasi pemuda yang antusias menyambut komitmen pemerintah. Dengan sinergi antara regulasi, program kreatif, dan partisipasi aktif pemuda, Makassar diharapkan menjadi contoh kota yang memberdayakan generasi muda sebagai motor pembangunan. (*)