Jokowi Pimpin Sidang Kabinet Terakhir di IKN, Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf Jokowi

ERAINSPIRASI.COM, IKN – Joko Widodo (Jokowi) memimpin sidang kabinet paripurna terakhir di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Senin (24/2). Sidang ini menjadi momen bersejarah, menandai berakhirnya periode pemerintahan Kabinet Indonesia Maju yang telah berlangsung sejak tahun 2019. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran menteri dan pejabat yang telah mendampinginya selama lima tahun terakhir.

Refleksi Perjalanan Kabinet Indonesia Maju

Sejak dilantik pada Oktober 2019, Kabinet Indonesia Maju menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari pandemi COVID-19 hingga ketidakstabilan ekonomi global. Dalam sidang kabinet terakhir ini, Jokowi mengajak para menteri untuk merefleksikan perjalanan panjang mereka selama lima tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa semua pencapaian yang telah diraih merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran kabinet, kepada semua menteri dan pejabat yang telah bekerja dengan sepenuh hati. Kita telah melalui banyak hal bersama, dari pandemi, krisis ekonomi, hingga pembangunan besar-besaran di berbagai sektor. Semua ini tidak akan tercapai tanpa kerja keras kita semua,” ujar Jokowi dalam pidatonya.

Pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur menjadi salah satu warisan besar pemerintahan Jokowi. Menurutnya, pembangunan IKN bukan hanya sekadar perpindahan pusat pemerintahan, tetapi juga langkah strategis dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.

Permohonan Maaf Jokowi

Di tengah suasana haru, Jokowi juga mengungkapkan permohonan maafnya kepada para menteri dan seluruh rakyat Indonesia. Ia menyadari bahwa dalam mengambil keputusan sebagai kepala negara, mungkin ada kebijakan yang tidak dapat menyenangkan semua pihak.

“Saya menyadari bahwa dalam lima tahun ini, ada kebijakan-kebijakan yang mungkin tidak sempurna, ada keputusan yang mungkin tidak bisa memuaskan semua pihak. Untuk itu, saya mohon maaf jika ada kekhilafan dan kekurangan dalam kepemimpinan saya,” ujar Jokowi dengan nada penuh kehangatan.

Sejumlah menteri yang hadir dalam sidang kabinet tersebut tampak terharu mendengar pidato presiden. Beberapa di antaranya bahkan tidak dapat menyembunyikan emosinya, mengingat perjalanan panjang dan berbagai tantangan yang telah mereka hadapi bersama.

Warisan dan Harapan ke Depan

Salah satu pencapaian terbesar Kabinet Indonesia Maju adalah percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Selain proyek IKN, berbagai proyek strategis nasional seperti jalan tol, bendungan, dan pembangunan kawasan industri telah terealisasi selama kepemimpinan Jokowi.

Jokowi berharap bahwa pemerintahan selanjutnya dapat meneruskan berbagai program yang telah dicanangkan. Ia menegaskan pentingnya kesinambungan kebijakan agar pembangunan Indonesia dapat terus berjalan tanpa hambatan.

“Saya berharap pemerintah yang akan datang bisa melanjutkan apa yang sudah kita bangun. Saya percaya, dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, Indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Setelah sidang kabinet terakhir ini, para menteri dan pejabat Kabinet Indonesia Maju akan bersiap untuk melakukan transisi kepada pemerintahan baru yang akan datang. Jokowi sendiri dijadwalkan akan menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada presiden terpilih dalam beberapa bulan mendatang.

Dengan berakhirnya masa pemerintahan ini, banyak pihak menilai bahwa Jokowi telah memberikan warisan besar bagi Indonesia. Dari pembangunan infrastruktur hingga kebijakan ekonomi, berbagai inisiatif yang telah dijalankan akan menjadi pijakan penting bagi pemerintahan berikutnya dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.